Berita Indonesia
Gadget, Sainstek
Di tengah era smartphone yang makin canggih, ada satu tren menarik yang mulai muncul lagi: balik ke HP jadul. Bukan karena nggak mampu beli smartphone, tapi justru karena banyak orang mulai bosan dengan layar besar, notifikasi yang nggak ada habisnya, dan kebiasaan scrolling berjam-jam.
Nah, salah satu model yang menarik perhatian adalah Nokia 2360 Flip.
Kalau kamu melihatnya, desainnya langsung membawa vibe awal 2000-an. Bentuknya compact, bisa dilipat, dan punya karakter yang jauh berbeda dari smartphone masa kini. Saat ditutup, ukurannya kecil dan gampang masuk saku. Tinggal flip, buka, lalu siap dipakai.
Desain Simpel, Tapi Punya Karakter
Daya tarik utama Nokia 2360 Flip jelas ada di desainnya. Model clamshell membuat HP ini terasa klasik sekaligus unik.
Di saat mayoritas HP sekarang tampil dengan desain layar penuh yang bentuknya hampir mirip satu sama lain, HP flip punya identitas yang lebih kuat. Ada sensasi tersendiri ketika membuka atau menutup HP secara manual.
Buat anak muda yang suka gaya retro, perangkat seperti ini juga bisa menjadi aksesori fashion. Apalagi tren Y2K dan barang-barang vintage masih sering muncul di media sosial.
Bukan Buat Pamer Spesifikasi
Kalau kamu mencari HP dengan kamera supertajam, chipset gaming, layar AMOLED, atau aplikasi media sosial lengkap, Nokia 2360 Flip jelas bukan pilihan utama.
Konsepnya memang berbeda.
HP seperti ini lebih cocok untuk kebutuhan dasar: telepon, SMS, dan komunikasi sederhana. Justru di situlah daya tariknya.
Kita hidup di zaman ketika satu HP bisa digunakan untuk bekerja, bermain game, belanja, menonton film, membuka media sosial, sampai menerima puluhan notifikasi setiap hari.
Nokia 2360 Flip menawarkan pengalaman yang lebih sederhana.
Digital Detox Versi Anak Muda
Menariknya, konsep HP flip kembali populer bukan hanya karena nostalgia. Ada alasan yang lebih modern: digital detox.
Bayangkan punya HP yang tidak membuat tangan otomatis membuka TikTok, Instagram, YouTube, atau aplikasi lainnya setiap lima menit.
Kamu bisa tetap membawa alat komunikasi tanpa harus terus-terusan terhubung dengan dunia digital.
Buat sebagian orang, konsep ini justru terasa menyegarkan.
Nokia 2360 Flip juga bisa menjadi HP kedua. Smartphone tetap digunakan untuk aktivitas utama, sedangkan HP flip dipakai ketika sedang liburan, olahraga, menghadiri acara tertentu, atau ketika ingin benar-benar mengurangi screen time.
Teknologi Lama, Gaya Baru
Kembalinya HP model lama menunjukkan satu hal: teknologi nggak selalu soal siapa yang punya spesifikasi paling tinggi.
Kadang, teknologi yang sederhana justru menawarkan pengalaman yang lebih nyaman.
Nokia 2360 Flip mungkin tidak dirancang untuk bersaing dengan smartphone flagship. Namun, perangkat seperti ini punya pasar sendiri—orang yang mencari kesederhanaan, nostalgia, gaya retro, atau sekadar ingin istirahat sejenak dari dunia digital.
Jadi, kalau suatu hari kamu melihat seseorang mengeluarkan HP flip dari saku dan menutupnya setelah menelepon, jangan buru-buru menganggap dia ketinggalan zaman.
Bisa jadi justru dia sedang selangkah lebih maju dalam mengatur hidupnya di era yang terlalu ramai notifikasi.
Berita, Daerah, Palembang, Sumatera Selatan
Palembang — Pengarusutamaan Gender (PUG) masih kerap dipahami sebatas program untuk perempuan. Pemerintah Kota Palembang ingin mengubah cara pandang tersebut. PUG ditegaskan sebagai strategi pembangunan yang harus melekat dalam setiap kebijakan pemerintah, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi. Inilah yang menjadi senjata rahasia Pemerintah Kota Palembang dalam menurunkan kemiskinan
Penegasan itu disampaikan Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa saat mengikuti Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan PUG Tahun 2025 dalam rangka Penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (PPE) Kota Palembang Tahun 2026, Rabu (28/10/2026).
Menurut Ratu Dewa, pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari seberapa banyak jalan dibangun, sekolah didirikan atau pertumbuhan ekonomi meningkat. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh kelompok masyarakat.
"Pembangunan yang berkualitas tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur semata. Kita harus memastikan manfaatnya dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat, baik perempuan, laki-laki, anak, penyandang disabilitas, maupun kelompok rentan lainnya," kata Ratu Dewa.
Karena itu, perspektif gender harus hadir dalam setiap proses pengambilan kebijakan.
Pembangunan jalan, misalnya, tidak hanya berbicara mengenai panjang dan kualitas jalan. Pemerintah juga perlu melihat apakah fasilitas tersebut aman dan mudah diakses perempuan, anak, lansia, serta penyandang disabilitas.
Begitu pula dengan pembangunan sekolah, pelayanan kesehatan, bantuan sosial hingga program ekonomi masyarakat. Semua harus dirancang berdasarkan kebutuhan kelompok masyarakat yang berbeda.
Pemkot Palembang juga menggunakan data sebagai dasar dalam menjalankan kebijakan tersebut.
Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk Palembang pada 2024 mencapai 1.840.415 jiwa. Terdiri dari 921.318 laki-laki dan 919.097 perempuan.
Angka tersebut menunjukkan komposisi penduduk yang relatif seimbang. Karena itu, kebijakan pembangunan juga dituntut memberikan manfaat yang proporsional bagi seluruh masyarakat.
Dari sisi kesejahteraan, angka kemiskinan Palembang turun menjadi 9,04 persen pada 2025, dibandingkan 9,77 persen pada 2024.
Sementara Indeks Ketimpangan Gender Kota Palembang pada 2024 tercatat 0,268.
Untuk memperkuat pelaksanaan PUG, Pemkot Palembang telah menerbitkan Peraturan Wali Kota Palembang Nomor 12 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender.
Regulasi tersebut mengatur integrasi perspektif gender dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga evaluasi pembangunan.
Ratu Dewa meminta proses verifikasi PUG tidak berhenti pada kelengkapan dokumen. Bukti dukung yang disampaikan harus menggambarkan program nyata dan dampaknya bagi masyarakat.
BAPPERIDA dan DPPPA juga diminta memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah serta menindaklanjuti rekomendasi tim verifikator.
"Keberhasilan PUG pada akhirnya bukan ditentukan oleh nilai evaluasi atau trofi penghargaan, melainkan oleh semakin terbukanya kesempatan dan meratanya manfaat pembangunan bagi seluruh warga Palembang tanpa terkecuali," ujarnya. (Pemkot Palembang)
Berita, Buleleng, Daerah
BULELENG — Warga Kabupaten Buleleng, Bali, kini tak perlu datang langsung ke kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengajukan permohonan pemangkasan pohon di pinggir jalan. DLH Buleleng menghadirkan aplikasi Green RTH yang memungkinkan laporan dilakukan secara online.
Aplikasi berbasis website tersebut resmi diluncurkan pada 1 Oktober 2026 sebagai bagian dari digitalisasi pelayanan publik. Melalui layanan ini, masyarakat dapat melaporkan kondisi pohon yang membutuhkan penanganan dengan lebih praktis.
Cara Ajukan Pemangkasan Pohon
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kabupaten Buleleng, Made Adiana, mengatakan masyarakat cukup mengisi data diri, mengunggah foto pohon, serta mencantumkan titik koordinat lokasi melalui aplikasi.
Setelah laporan diterima, operator DLH akan melakukan verifikasi. Petugas kemudian turun ke lapangan untuk mengecek kondisi pohon dan menentukan tindakan yang diperlukan.
Hasil survei menjadi dasar rekomendasi, termasuk penentuan jadwal pemangkasan. Masyarakat selanjutnya dapat memantau perkembangan permohonan melalui aplikasi.
Dengan mekanisme tersebut, warga tidak perlu berulang kali mendatangi kantor DLH hanya untuk mengetahui status laporan.
Green RTH Tak Hanya untuk Pemangkasan Pohon
Green RTH merupakan singkatan dari Gerbang Reservasi Elektronik dan Pelayanan RTH. Selain layanan pemangkasan pohon, aplikasi ini menyediakan reservasi ruang terbuka hijau, penyewaan kios, serta kanal pengaduan terkait kondisi taman dan fasilitasnya.
Lima RTH yang dikelola DLH Buleleng yakni Taman Bung Karno, Taman Kota Singaraja, RTH Rumah Jabatan Bupati, RTH Yohana Asri Banyuasri, dan RTH Soenda Ketjil.
Aplikasi dapat diakses melalui telepon seluler, laptop, maupun komputer melalui greenrth.bulelengkab.go.id. DLH juga terus melakukan sosialisasi agar masyarakat beralih dari pengajuan manual ke layanan digital. (bulelengkab.go.id)
Berita, Daerah, Jawa Barat, Majalengka, Prasarana
Majalengka - Wajah pusat Kota Majalengka bakal mendapat sentuhan baru. Pemerintah Kabupaten Majalengka mulai membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Alun-alun Majalengka, Jawa Barat.
JPO tersebut tidak hanya ditujukan untuk memudahkan warga melintasi jalan. Pemerintah daerah menyiapkan bangunan ini sebagai bagian dari penataan kawasan sekaligus objek yang memiliki daya tarik visual.
Lokasinya yang berada di kawasan Alun-alun membuat JPO tersebut memiliki posisi strategis. Kawasan ini menjadi salah satu titik berkumpulnya masyarakat dan kerap digunakan untuk berbagai aktivitas.
Mulai dari olahraga, rekreasi hingga kegiatan masyarakat berlangsung di sekitar Alun-alun Majalengka. Karena itu, pembangunan JPO diharapkan dapat melengkapi fungsi kawasan tersebut sebagai ruang publik.
Bupati Majalengka Eman Suherman menyebut pembangunan fasilitas publik di pusat kota perlu mempertimbangkan lebih dari sekadar aspek teknis. Infrastruktur juga perlu memiliki karakter sehingga mampu memperkuat identitas suatu kawasan.
Atas dasar itu, JPO dirancang dengan konsep yang menarik. Bangunan tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu penanda baru ketika masyarakat memasuki atau berkunjung ke pusat Kota Majalengka.
Bukan Sekadar Tempat Menyeberang
Selama ini, fungsi utama JPO identik dengan keselamatan pejalan kaki. Namun, Pemkab Majalengka ingin fasilitas yang sedang dibangun tersebut memiliki fungsi tambahan.
Desain menjadi salah satu unsur yang diperhatikan. JPO diharapkan memiliki tampilan yang menarik sehingga tidak terasa seperti infrastruktur pelengkap jalan semata.
Posisinya yang berada di kawasan Alun-alun juga memungkinkan masyarakat melihat aktivitas pusat kota dari atas jembatan. Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan pengalaman berbeda bagi pengguna.
Tak menutup kemungkinan, JPO tersebut nantinya menjadi salah satu lokasi favorit untuk berfoto. Kehadiran spot dengan desain unik di ruang publik dinilai memiliki potensi menarik perhatian, terutama kalangan anak muda.
Jika dikelola dengan baik, JPO ini bisa berkembang menjadi salah satu destinasi kecil di tengah kota yang melengkapi keberadaan Alun-alun Majalengka.
Berpotensi Hidupkan Ekonomi Sekitar
Penataan ruang publik juga memiliki dampak yang lebih luas. Semakin menarik sebuah kawasan, semakin besar peluang masyarakat datang dan menghabiskan waktu di lokasi tersebut.
Kondisi itu dapat memberikan efek terhadap kegiatan ekonomi di sekitar Alun-alun. Pelaku usaha, pedagang dan sektor informal berpotensi memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat.
Pemkab Majalengka berharap pembangunan JPO tidak berhenti pada penyelesaian sebuah bangunan fisik. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi bagian dari pengembangan kawasan pusat kota yang memiliki nilai sosial, ekonomi dan wisata.
Konsep semacam ini juga membuat pembangunan infrastruktur publik tidak hanya berorientasi pada fungsi, tetapi turut memperhatikan kualitas ruang kota.
Jadi Bagian dari Wajah Baru Pusat Kota Majalengka
Alun-alun memiliki posisi penting dalam membentuk citra sebuah kota. Karena itu, keberadaan berbagai fasilitas di sekitarnya ikut menentukan bagaimana masyarakat maupun pendatang melihat wajah Majalengka.
JPO baru tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu elemen yang memperkuat karakter kawasan.
Dengan desain yang menonjol, bangunan ini berpotensi menjadi penanda visual baru di pusat kota. Kehadirannya sekaligus melengkapi upaya pemerintah menata ruang publik agar lebih nyaman dan menarik.
Namun, setelah pembangunan rampung, tantangan berikutnya adalah menjaga fasilitas tersebut. Pemkab Majalengka mendorong masyarakat ikut merawat JPO agar tetap bersih, aman dan berfungsi dengan baik.
Perawatan menjadi penting karena fasilitas publik yang dibangun dengan anggaran pemerintah pada akhirnya digunakan dan dinikmati masyarakat.
Jika seluruh konsep berjalan sesuai harapan, JPO Alun-alun Majalengka nantinya memiliki tiga wajah sekaligus: sebagai fasilitas keselamatan pejalan kaki, ruang publik dan elemen baru yang mempercantik pusat kota.
Bukan tidak mungkin, jembatan yang awalnya dibangun untuk membantu warga menyeberang jalan tersebut justru berkembang menjadi salah satu spot yang wajib dikunjungi ketika berada di pusat Majalengka.
Berita, Nasional
Di awal Kepemimpinannya, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto membuat gebrakan dengan melakukan mutasi besar besaran di tubuh Polri. Tak kurang dari 88 perwira tinggi dan perwira menengah polri mendapatkan penugasan baru yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Pejabat utama Mabes Polri yang mendapat jabatan baru pada 2 oktober 2026 antara lain:
1. Komjen Pol Asep Edi Suheri sebagai Irwasum Polri
2. Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri
3. Irjen Pol Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri
4. Irjen Pol Hery Herjawan sebagai Kabaharkam Polri
5. Irjen Pol Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri
6. Irjen Pol Andik Setiyono sebagai Astamarena Kapolri
7. Brigjen Pol Agus Dwi Hermawan sebagai Aslog Kapolri
8. Brigjen Pol Deni Dharmapala sebagai As SDM Kapolri
9. Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap sebagai Kadiv Propam Polri
10. Irjen Pol Roberto G. M. Pasaribu sebagai Kadiv TIK Polri
11. Brigjen Pol Tubagus Ami Prindani sebagai Kadensus 88 AT Polri
12. Irjen Pol Ahrie Sonta N. sebagai Kadivkum Polri
13. Irjen Pol Arie Ardian Rishadi sebagai Kakortastipidkor Polri
14. Kombes Pol Didik Hariyanto sebagai Koorspripim Polri
Kapolda yang diganti pada tanggal 2 Oktober 2026 antara lain:
1. Irjen Pol Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya
2. Irjen Pol Suwondo Nainggoan sebagai Kapolda Maluku
3. Irjen Pol Suhendri sebagai Kapolda Kepri
4. Irjen Pol Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau
5. Irjen Pol Reza Arief Dewanto sebagai Kapolda NTT
6. Irjen Pol Hengki sebagai Kapolda Jawa Barat
7. Brigjen Pol Hendra Kurniawan sebagai Kapolda Banten
8. Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan sebagai Kapolda Jawa Tengah
9. Irjen Pol Dekananto Eko Purwono sebagai Kapolda Jawa Timur
10. Brigjen Pol Pasma Royce sebagai Kapolda Bali
11. Irjen Pol Jawari sebagai Kapolda Sumatera Barat
12. Irjen Pol M. Awal Chairuddin sebagai Kapolda Sulawesi Selatan
13. Irjen Pol Widodo sebagai Kapolda Jambi
14. Irjen Pol Nurworo Danang sebagai Kapolda Gorontalo
15. Brigjen Pol Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumatera Utara
16. Brigjen Pol Rony Samtana sebagai Kapolda Sumatera Selatan
17. Irjen Pol Rizal Irawan sebagai Kapolda Sulawesi Tengah
18. Irjen Pol Totok Suharyanto sebagai Kapolda Sulawesi Barat
19. Irjen Pol Langgeng Purnomo sebagai Kapolda DIY
Selain itu masih ada beberapa perwira lagi yang ditugaskan di tempat yang baru.
- Dudung Abdurachman – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
- Bahlil Lahadalia – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus tetap menjalankan tugas sebagai Menteri ESDM.
- Sugiono – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, sekaligus tetap menjalankan tugas sebagai Menteri Luar Negeri.
- Muhammad Sarmuji – Menteri Perindustrian.
- Arrmanatha Nasir – Menteri Luar Negeri.
- Drajad Hari Wibowo – Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
- Nurkholisoh Ibnu Aman – Wakil Menteri Keuangan.
- Luky Alfirman – Wakil Menteri Keuangan.
- Muhammad Saleh Mustafa – Wakil Menteri Pertanian.
- Irwan Meilano – Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
- Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo – Kepala Kantor Staf Kepresidenan.
- Komjen Pol Suyudi Ario Seto – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Berita, Nasional
Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada Kamis, 1 Oktober 2026. Sejumlah posisi strategis di pemerintahan mengalami perubahan, mulai dari menteri koordinator, menteri, wakil menteri hingga jabatan penting di luar kementerian.
Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta. Perubahan paling mencolok terjadi pada dua institusi sekaligus, yakni pemerintahan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kini mendapat penugasan sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Posisi tersebut sebelumnya ditempati Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.
Sementara itu, Dudung mendapat tugas baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Ia menggantikan Djamari Chaniago.
Di lingkungan Polri, pergantian pucuk pimpinan juga berlangsung pada hari yang sama. Komjen Pol Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit.
Sebelum dilantik, Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR. DPR kemudian menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri sebelum pelantikan oleh Presiden.
Daftar Pejabat yang Mendapat Jabatan Baru
Sejumlah nama yang mendapat posisi baru dalam reshuffle 1 Oktober 2026 antara lain:
Daftar tersebut menunjukkan bahwa reshuffle tidak hanya menyentuh kursi menteri. Sejumlah jabatan wakil menteri dan posisi strategis pemerintahan juga mengalami perubahan.
Bahlil Rangkap Jabatan
Salah satu perubahan yang menarik perhatian adalah penugasan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
Bahlil tetap memegang jabatan sebagai Menteri ESDM sehingga untuk sementara harus menjalankan dua tanggung jawab pemerintahan. Presiden tidak sekaligus melantik pejabat baru untuk mengisi posisi Menteri ESDM.
Dengan struktur tersebut, Bahlil akan berada pada posisi yang berkaitan langsung dengan agenda hilirisasi, energi dan kebijakan transisi energi pemerintah.
Sugiono Naik Menjadi Menko PMK
Perubahan lain terjadi pada Sugiono. Sebelumnya ia menjabat Menteri Luar Negeri. Dalam reshuffle kali ini, Sugiono dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
Sugiono tetap menjalankan tugas sebagai Menteri Luar Negeri. Dengan demikian, terjadi pula rangkap jabatan pada posisi tersebut sampai ada penataan lebih lanjut.
Pada saat yang sama, posisi Menteri Luar Negeri kemudian ditempati Arrmanatha Nasir, yang sebelumnya merupakan Wakil Menteri Luar Negeri.
Sarmuji Masuk Kabinet sebagai Menteri Perindustrian
Nama Muhammad Sarmuji juga menjadi salah satu perhatian dalam reshuffle kali ini.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar tersebut dilantik sebagai Menteri Perindustrian, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Pengangkatan Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
Masuknya Sarmuji menambah figur berlatar belakang politik di jajaran kementerian yang memiliki peran penting dalam pengembangan industri nasional.
Drajad Hari Wibowo Bukan Menko Perekonomian
Ada satu bagian penting yang perlu diluruskan dari informasi yang sebelumnya beredar.
Drajad Hari Wibowo tidak dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Ia mendapat posisi sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Dengan demikian, jabatan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tidak berpindah kepada Drajad berdasarkan susunan pelantikan yang diberitakan pada 1 Oktober 2026.
Koreksi ini penting karena informasi mengenai Drajad sempat beredar sebagai pengganti Airlangga Hartarto pada posisi Menko Perekonomian.
Pergantian Kapolri: Listyo Sigit ke Suyudi Ario Seto
Pergantian Kapolri menjadi salah satu bagian paling menonjol dari perubahan pemerintahan pada 1 Oktober 2026.
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolri dan selanjutnya ditempatkan sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan.
Sementara itu, Komjen Pol Suyudi Ario Seto dipercaya menjadi Kapolri.
Proses pergantian tersebut berlangsung cukup cepat. Pada pagi hari, Suyudi menjalani fit and proper test di Komisi III DPR. Komisi III kemudian menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri secara aklamasi.
Rapat Paripurna DPR selanjutnya menyetujui pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri. Presiden Prabowo kemudian melantiknya di Istana Kepresidenan.
Listyo Sigit Masuk Lingkaran Istana
Bagi Listyo Sigit, perpindahan jabatan tersebut bukan berarti meninggalkan pemerintahan.
Mantan Kapolri itu kini menempati posisi Kepala Kantor Staf Kepresidenan, sebuah jabatan yang memiliki fungsi strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan Presiden.
Listyo menggantikan Dudung Abdurachman yang kemudian bergeser menjadi Menko Polkam. Dengan demikian, reshuffle kali ini juga memperlihatkan adanya perpindahan figur dari sektor keamanan ke posisi strategis dalam pemerintahan.
Reshuffle Mengubah Sejumlah Posisi Strategis
Reshuffle 1 Oktober 2026 memperlihatkan perubahan pada sejumlah titik penting pemerintahan Prabowo.
Pergantian tersebut mencakup koordinasi politik dan keamanan, hilirisasi dan energi, pembangunan manusia dan kebudayaan, perindustrian, diplomasi luar negeri, hingga kepemimpinan Polri.
Dengan pelantikan tersebut, susunan Kabinet Merah Putih memasuki babak baru menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Sejumlah pejabat baru kini menghadapi tugas untuk menerjemahkan mandat baru mereka ke dalam kebijakan dan pelaksanaan pemerintahan.
Lainnya, Olahraga
Dari sebuah dinding panjat di Taman Kota Singaraja, perjalanan Desak Made Rita Kusuma Dewi dimulai. Tidak ada yang menyangka, perkenalan sederhana dengan olahraga panjat tebing itu kelak membawa gadis asal Buleleng, Bali, tersebut menjadi salah satu atlet speed climbing terbaik Indonesia.
Desak Made Rita lahir pada 24 Januari 2001. Ia mulai serius berkompetisi pada 2018, ketika usianya masih belasan tahun. Nomor speed menjadi pilihannya. Di nomor inilah kecepatan, keberanian, konsentrasi, dan ketepatan gerakan bertemu dalam hitungan detik.
Rita tumbuh dari kompetisi junior. Pada Kejuaraan Nasional Kelompok Umur di Riau pada 2018, ia langsung menunjukkan bakatnya dengan meraih dua medali emas. Ia menjadi yang terbaik pada nomor Speed World Record Youth A Putri dan Boulder Youth A Putri.
Prestasi itu menjadi awal dari perjalanan yang jauh lebih panjang. Pada tahun yang sama, Rita tampil di Asian Youth Championships di Chongqing, China, dan finis di posisi keempat.
Langkahnya kemudian beranjak ke panggung senior.
Di PON XX Papua 2021, Rita mempersembahkan medali emas untuk Bali pada nomor speed putri. Waktu 7,01 detik yang dicatatnya di final menjadi gambaran awal betapa cepatnya atlet muda tersebut melesat.
Pada tahun yang sama, ia mulai mencicipi atmosfer Piala Dunia. Di Villars, Swiss, Rita finis di posisi keempat. Hasil itu menjadi penanda bahwa namanya mulai diperhitungkan di panggung internasional.
Perjalanan menuju puncak tidak berlangsung dalam semalam. Tahun 2022 memberinya dua medali perunggu dari seri Piala Dunia di Villars dan Chamonix. Setahun kemudian, koleksinya bertambah dengan dua perak dan satu perunggu.
Lalu datanglah 2023.
Di Kejuaraan Dunia di Bern, Swiss, Rita mencapai salah satu titik tertinggi dalam kariernya. Ia melaju hingga final nomor speed putri dan berhadapan dengan Emma Hunt.
Dalam duel yang hanya berlangsung dalam hitungan detik itu, Rita menjadi pemenang. Medali emas berada di tangannya. Dunia pun mengenal nama Desak Made Rita Kusuma Dewi sebagai juara dunia speed climbing.
Pada tahun yang sama, ia kembali menunjukkan kelasnya di Asian Games Hangzhou 2022 yang pelaksanaannya berlangsung pada 2023. Rita meraih medali emas nomor speed putri dan semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu kekuatan utama panjat tebing Indonesia.
Olimpiade Paris 2024 menjadi panggung berikutnya. Rita finis di posisi keenam. Meski belum membawa pulang medali, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari proses panjang seorang atlet yang terus belajar menghadapi tekanan kompetisi tertinggi.
Pada 2025, Rita kembali memperlihatkan konsistensinya. Ia menjadi juara Piala Dunia di Krakow dan menutup musim dengan menempati peringkat ketiga klasemen Piala Dunia nomor speed putri.
Namun, Rita belum berhenti.
Pada 2026, kecepatannya kembali berbicara. Di Kejuaraan Asia di Meishan, China, ia meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor Asia nomor speed putri dengan catatan 6,07 detik.
Angka itu mungkin hanya terlihat sebagai sepersekian detik di papan waktu. Tetapi di balik 6,07 detik terdapat bertahun-tahun latihan, jatuh-bangun, tekanan pertandingan, dan keberanian untuk terus memanjat lebih tinggi.
Performa Rita sepanjang 2026 juga tetap konsisten. Ia menjadi juara di Krakow pada 5 Juli dan kembali finis pertama di Chamonix pada 12 Juli. Sebelumnya, ia menempati posisi ketiga di Wujiang dan posisi kesembilan di Comunidad de Madrid.
Kini, perhatian kembali mengarah kepada Rita menjelang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.
Dari Taman Kota Singaraja hingga panggung dunia, perjalanan Desak Made Rita bukan sekadar kisah tentang kecepatan. Ini adalah cerita tentang seorang anak Bali yang menemukan jalan hidupnya di dinding panjat, kemudian mengubah setiap detik menjadi kesempatan untuk mencetak sejarah.
Dan ketika kaki Rita menapak di dinding, hanya ada satu tujuan: bergerak secepat mungkin menuju puncak.
Top 5 Popular of The Week
-
Majalengka - Wajah pusat Kota Majalengka bakal mendapat sentuhan baru. Pemerintah Kabupaten Majalengka mulai membangun J embatan Penyeberan...
-
Kebijakan Pemberantasan Ilegal Fishing antarkan Susi Pudjiastuti Raih gelar Doktor dari Undip Penyampaian Makalah oleh Susi Pu...
-
Walikota Bontang dr Neni Moerniaeni (Foto: klikbontang/sastro) Kota Bontang menjadi salah satu kota percontotah dalam pelaksanaan progr...
-
450 Pendamping Kotaku Jawa Tengah mengikuti Penguatan Kapasitas secara Serentak Peningkatan Kapasitas Kotaku Jateng Sebanyak 45...
-
Silaturahmi GP Ansor ke PP Muhammadiyah: Membangun Semangat Kebangsaan dengan Saling Bersinergi Silaturahmi GP Anshor. foto: ...
-
Penataan Permukiman Kumuh Ala “Kotaku”, Tarik Perhatian Tiga Menteri. Kelurahan Karangwaru Tegalrejo Yogyakarta (foto: kompa...
-
Sebagai wujud komitmen dari Presiden Joko Widodo dalam penyebaran pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Indonesia, p...
-
Geevv.com Mesin Pencari Buatan Anak Indonesia Mesin pencari (search engine) merupakan salah satu halaman yang banyak dukunjungi...
-
Ser un agente de bienes raíces puede decirse que es difícil difícil fácil, porque cada cliente encontrado proviene de carácter y un tipo ...
-
Atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya berhasil menjadi juara dalam turnamen Malaysia Terbuka...






