Presiden Jokowi Resmikan Jembatan penghubung Kalbar dengan Kalteng
Posted by CB Magazine on 3.23.2016 |
Bisnis,
Ekonomi

Sebagai wujud komitmen dari
Presiden Joko Widodo dalam penyebaran pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Indonesia, pada selasa (22/3/2016) diresmikan jembatan penghubung antara Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah. Jembatan yang diberi nama dengan
Jembatan Pakkasih ini memiliki panjang 1.420 meter dan menjadi jalur transportasi utama di Pulau Kalimantan. Jembatan yang cukup fenomenal ini dibangun sebagau upaya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dalam rangka mengejar ketertinggalan di bidang infrastruktur.
Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia
Ir. H Joko widodo atau biasa dipanggil Jokowi mengatakan bahwa beliau berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur di seluruh pelosok tanah air. Termasuk memonitor langsung pembangunan-pembangunan yang sedang dilakukan agar pelaksanaannya tidak mengalami kendala dan sesuai dengan target yang sudah ditetapkan.
"Saya senengnya kan cek langsung. Bayangkan saya cek Jalan Tol Trans Sumatera, yang namanya presiden (biasanya) sudah groundbreaking ya sudah. Saya sudah ke tol Sumatera enam kali akan saya cek, akan saya cek lagi, cek lagi. Karena kalau saya cek enam kali menterinya 12 kali," ujar Presiden di Pontianak, Rabu sebagaimana dirilis dari Antara.
Presiden mengatakan akan selalu mengecek setiap pembangunan infrastruktur untuk memantau langsung pengerjaannya agar selesai tepat waktu.
Dalam Kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo juga menegaskan bahwa konektivitas antar kawasan di Indonesia adalah kunci untuk memenangkan kompetisi dengan negara yang lain. Oleh karena itu, selain deregulasi kebijakan, pemerintah juga mendorong percepatan pembangunan infrastruktur penunjang transportasi seperti jalan, jembatan, pelabuhan, bandara dan infrastruktur lainnya. Diakui atau tidak memang negara Kita dalam hal pembangunan infrastruktur jauhh tertinggal dengan beberapa negara berkembang lainnya khususnya yang berada di sekitar negara kita.